Jumat, 23 Oktober 2009

Bromo



Bromo adalah sebuah gunung berapi aktif dengan ketinggian 2.392m di atas permukaan laut. Gunung ini terdapat di wilayah Jawa Timur. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan sambung menyambung antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi. Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo.



Bagi penduduk Bromo, yakni Suku Tengger, Gunung Bromo dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara, lantas dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Dari puncak Gunung Bromo para pendaki dapat memandang dan menikmati terbit dan tenggelamnya matahari yang memperlihatkan keindahan alam yang luar biasa. Kondisi udara di Gunung Bromo segar dan dingin (5-8 derajat celcius).

Untuk mencapai Gunung Bromo terdapat 4 pintu gerbang yang dapat dilalui, Desa Cemorolang jika melalui jalur Probolinggo, Wonoktiri jika melalui jalur Pasuruan, Desa Ngadas jika melalui jalur Malang, dan Desa Burno jika melalui jalur Lumajang.


Tak perlu mengkhawatirkan persoalan penginapan. Di sekitar areal Taman Nasional Bromo terdapat berbagai losmen dan hotel berbagai kelas dengan tarif yang rata-rata terjangkau.





Tidak ada komentar: